Kejadian ini bermula saat Rajab (25), warga Jalan Pesisir, Kampung Terendam, Minggu (24/5), sekitar pukul 21.30WIB berangkat menuju ke Jalan Pesisir Ujung. Setibanya di ruas Jalan Pesisir Ujung, Rajab melihat seekor burung hantu bertengger diatas jemuran kain warga. Merasa burung tersebut tidak bertuan, Rajab berhenti dari sepeda motor yang dikendarainya dan mencoba menghampiri burung hantu tersebut.
Waktu burung hantu tersebut sudah berada di genggamannya, burung itu mengeluarkan suara, sehingga memancing perhatian warga. Merasa ada gelagat yang mencurigakan, warga meneriaki maling ke arah Rajab. Zahzuardi dan Budi yang mendengar kejadian malam itu mencoba memburu Rajab dengan menggunakan sepeda motor.
Saat pengejaran, Rajab terjatuh dari sepeda motornya. Tak ingin menjadi bulan-bulanan warga, Rajab terus kabur dengan meninggalkan sepeda motor miliknya yang tergeletak begitu saja di tengah jalan. Setiba dirumah, Rajab pun memberitahukan kejadian yang dialaminya kepada sang keponakan yang bernama Fajar dan memintanya untuk mengambil kembali sepeda motor yang tertinggal.
Mendengar penuturan dari sang paman, Fajar beserta rekan-rekannya mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di sana, Fajar menemukan Zahzuardi dan Budi yang mengejar pamannya. “Mengapa kau menuduh ini motor curian, ini bukan motor curian, ini ada surat-suratnya,” Terang Kapolsekta Rumbai Pesisir AKP Ferizal melalui Kanit Reskrim Iptu Riswanto mengulangi perkataan fajar.
Singkat cerita, malam itu terjadilah aksi pemukulan yang dilakukan oleh Fajar Cs. Tak terima atas peristiwa malam itu, Zahzuardi dan Budi pun memanggil teman-temannya, dengan tujuan untuk membalas perbuatan Fajar.
Beruntung kejadian malam itu dapat diselesaikan oleh RT/RW setempat yang ditengahi oleh pihak kepolisian Mapolsekta Rumbai Pesisir. “Terkait kasus malam itu kita telah memanggil Zahzuardi, Budi, Fajar dan Rajab untuk dimintai keterangan. Kita hanya menetralisirkan masalah agar tidak meluas kemana-mana,” ungkap Iptu Ridwanto
Akibat aksi pemukulan malam itu, Zahzuardi dan Budi mengalami luka memar di bagian wajahnya. “Selanjutnya kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkap Kanit Reskrim Mapolsekta Rumbai Pesisir ini.




